17 Mahasiswa PAI Unismuh Makassar Resmi Dilepas Ikuti KKN MAS 2026 di Kabupaten Malang
Makassar – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar secara resmi melepas 17 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah-'Aisyiyah (KKN MAS) Tahun 2026 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai perguruan tinggi tuan rumah (host).
Prosesi pelepasan berlangsung di Ruang Seminar Fakultas Agama Islam, Gedung Iqra Lantai 4, Kamis (23/7/2026). Para mahasiswa dijadwalkan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat selama 29 Juli hingga 31 Agustus 2026, bersama peserta KKN MAS dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia.
Sebanyak 17 mahasiswa PAI Unismuh Makassar yang diberangkatkan terdiri atas 14 mahasiswa perempuan dan 3 mahasiswa laki-laki. Keikutsertaan mereka merupakan bagian dari komitmen Universitas Muhammadiyah Makassar dalam mendukung program pengabdian masyarakat yang terintegrasi dengan pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah.
Dekan Fakultas Agama Islam Unismuh Makassar, Dr. Amirah Mawardi, S.Ag., M.Si., secara resmi melepas keberangkatan para peserta KKN MAS. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa mahasiswa merupakan representasi institusi yang membawa identitas Universitas Muhammadiyah Makassar di tengah masyarakat.
"Kalian adalah wajah Universitas Muhammadiyah Makassar. Oleh karena itu, jagalah nama baik almamater, fakultas, program studi, dan keluarga selama melaksanakan pengabdian di lokasi KKN," ujar Dr. Amirah.
Selain menjaga nama baik institusi, Dekan FAI juga mengingatkan pentingnya membangun semangat pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari sejauh mana mahasiswa mampu menghadirkan manfaat dan solusi bagi masyarakat.
"Jadilah pelayan bagi masyarakat. Kehadiran mahasiswa harus memberikan dampak positif melalui ilmu, keteladanan, dan sikap yang mencerminkan nilai-nilai Islam. Pengabdian yang baik adalah pengabdian yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pesannya.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kekompakan selama menjalankan KKN. Solidaritas antarpeserta dinilai menjadi modal penting dalam menyelesaikan berbagai tantangan di lapangan.
"Saling menjaga satu sama lain. Bangun komunikasi yang baik, saling mengingatkan, dan selesaikan setiap persoalan dengan musyawarah sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar hingga selesai," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Unismuh Makassar, Dr. Abdul Fattah, M.Th.I., menegaskan bahwa KKN Muhammadiyah-'Aisyiyah bukan sekadar mata kuliah yang harus diselesaikan untuk memenuhi tuntutan akademik. Lebih dari itu, KKN merupakan amanah yang menuntut integritas, tanggung jawab, dan komitmen pengabdian.
"KKN MAS bukan hanya kegiatan akademik semata, tetapi sesungguhnya adalah amanah. Amanah untuk mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari, mengabdi kepada masyarakat, serta menunjukkan karakter mahasiswa Pendidikan Agama Islam yang berintegritas," ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa mahasiswa juga memiliki tanggung jawab sebagai duta kampus. Oleh karena itu, seluruh aktivitas, perilaku, dan etika mahasiswa selama berada di lokasi KKN akan menjadi cerminan kualitas Universitas Muhammadiyah Makassar, khususnya Program Studi Pendidikan Agama Islam.
"Jadikan kesempatan ini sebagai ajang promosi kampus dan program studi melalui karya nyata, etika yang baik, kedisiplinan, dan profesionalisme. Masyarakat akan mengenal kualitas institusi dari perilaku mahasiswa yang mereka temui di lapangan," jelasnya.
Lebih lanjut, Dr. Abdul Fattah mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan momentum KKN sebagai ruang membangun jejaring akademik dan persaudaraan dengan mahasiswa dari berbagai PTMA di Indonesia.
"Bangun kerja sama dan persaudaraan. KKN MAS mempertemukan mahasiswa dari berbagai daerah dengan latar belakang yang beragam. Jadikan keberagaman tersebut sebagai kekuatan untuk saling belajar, bertukar pengalaman, dan memperluas jejaring yang bermanfaat bagi masa depan," katanya. Program KKN MAS merupakan agenda nasional Muhammadiyah yang bertujuan mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi lintas perguruan tinggi Muhammadiyah-'Aisyiyah. Selain memberikan pengalaman hidup bermasyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana
Sustainable Development Goals
Berita Terkait
Resmi Dilepas, 6 Mahasiswa PBA Unismuh Makassar Ikuti KKN MAS 2026 di Kabupaten Malang
24 Jul 2026
FAI Unismuh Makassar Gelar Ramah Tamah Wisuda ke-88, Dekan Pesan Alumni Jaga Almamater dan Lanjutkan Tradisi Keilmuan
19 Jun 2026
Dari Ruang Diskusi, FAI Unismuh dan FTIK UIAD Sinjai Perkuat Kolaborasi
18 Jun 2026